Sarana SMP di Kukar Sudah 70 Persen Terpenuhi
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Kondisi sarana-prasarana SMP di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Saat ini, sekitar 70 persen kebutuhan infrastruktur sekolah sudah terpenuhi, sementara sisanya masih berproses.
Plt Kepala Bidang
Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menyebut pemenuhan fasilitas
sekolah memang tidak bisa dilakukan sekaligus. Hal ini karena setiap tahun
selalu muncul kebutuhan baru, terutama akibat faktor kerusakan maupun bencana.
Ia menjelaskan, perbaikan
sekolah kerap dipicu oleh kondisi yang tidak terduga. Banjir, longsor, hingga
peristiwa lain sering membuat sejumlah bangunan sekolah harus diperbaiki atau
direhabilitasi.
“Sekitar 70 persen
infrastruktur SMP sudah lumayan terpenuhi, sisanya masih selalu berprogres
karena ada kerusakan tiap tahun,” ujarnya saat ditemui, pada Sabtu (23/8/2025).
Khusus di daerah
perbatasan, pemerintah juga menaruh perhatian besar. Sejumlah sekolah di
Kecamatan Samboja misalnya, tengah menjalani tahap perbaikan secara bertahap.
“Di SMP Negeri 1 dan SMP
Negeri 6 Samboja ada perbaikan tahun ini, bahkan SMP 1 Samboja yang terkena
longsor sudah kami anggarkan untuk tahun 2026,” jelasnya.
Selain Samboja, wilayah
Tabang dan Muara Kaman juga termasuk dalam prioritas. Infrastruktur sekolah di
kedua daerah tersebut dinilai cukup baik, meski perbaikan tetap dilakukan
secara berkala.
“Kalau di Tabang sudah
lumayan bagus, sementara di Muara Kaman yang berbatasan dengan Kutim masih on
progressing,” katanya.
Emy menegaskan, pemerataan
fasilitas tetap menjadi tujuan utama agar kualitas pendidikan merata di seluruh
wilayah Kukar. Setiap sekolah dipetakan berdasarkan tingkat kebutuhan sehingga
tidak ada yang tertinggal.
Ia menambahkan, seluruh
upaya tersebut berjalan dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran. Skala
prioritas menjadi dasar dalam menentukan sekolah mana yang lebih dahulu
mendapat bantuan.
“Perbaikan infrastruktur
dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas dan anggaran yang
tersedia,” tegasnya.(ADV)